Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konfigurasi Topologi Peer to Peer (P2P) Menggunakan Cisco Packet Tracer

Bagi anda siswa yang masih sekolah dan mengambil jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) pastinya sudah mengenal yang namanya aplikasi Cisco Packet Tracer. Apa itu Cisco Packet Tracer?

Cisco Packet Tracer adalah sebuah aplikasi simulator alat jaringan yang dikembangkan oleh Cisco Systems yang memungkinkan pengguna  membuat topologi jaringan dan mensimulasikan jaringan komputer modern. Cisco Packet Tracer juga sering digunakan dalam pelatihan, pembelajaran dan  penelitian pemodelan jaringan komputer.

Dengan adanya aplikasi tersebut anda dapat mensimulasikan berbagai macam bentuk topologi jaringan. Dalam kesempatan kali ini, penulis akan berbagi tutorial bagaimana cara "Konfigurasi Topologi Peer to Peer (P2P) Menggunakan Cisco Packet Tracer".

Untuk yang masih bingung apasih topologi peer to peer itu? Topologi peer-to-peer (p2p) adalah topologi jaringan di mana terdiri dari dua komputer saja. Topologi ini memungkinkan setiap komputer untuk berkomunikasi satu sama lain tanpa adanya server. Setiap perangkat komputer bisa menjadi klien atau server.

Ikuti Step by Step di bawah ini:

Langkah pertama (1) - Sebelum memulai tutorial ini, pastikan anda sudah menginstall aplikasi cisco packet tracer di laptop atau pc (personal computer)

Langkah kedua (2) - Jika sebelumnya sudah menginstall aplikasi cisco packet tracer, silahkan anda buka aplikasi tersebut. Disini penulis gunakan cisco packet tracer versi 8.0.0.0212

Langkah ketiga (3) - Pada menu bagian bawah sebelah kiri pilih End Device atau bisa tekan kombinasi tombol CTRL+Alt+V, kemudian anda bisa pilih ingin menggunakan pc atau laptop. Disini penulis menggunakan laptop

Langkah keempat (4) - Letakkan 2 buah laptop seperti gambar berikut ini
Langkah kelima (5) - Setelah itu, tekan tombol CTRL+Alt+O secara bersamaan

Langkah keenam (6) - Sambungkan kedua laptop tadi menggunakan kabel Copper Cross-Over dengan cara klik salah satu laptop lalu akan muncul pilihan port, disini anda tinggal pilih port FastEthernet0 dan lakukan langkah ini di laptop yang satunya lagi
Langkah ketujuh (7) - Berikutnya setting alamat ip dari masing-masing laptop. Disini penulis menggunakan IP Kelas C, yaitu 192.168.12.210 untuk laptop 1 dan 192.168.12.211 untuk laptop 2

Langkah kedelapan (8) - Selanjutnya klik laptop 1, pilih tab Desktop >> IP Configuration kemudian isikan alamat ip 192.168.12.210 pada kolom IPv4 Address dan jangan lupa isikan juga Subnet Mask nya. Terapkan langkah ini di laptop 2 dengan alamat ip 192.168.12.211 seperti gambar di bawah ini
Konfigurasi IP Address Laptop 1

Konfigurasi IP Address Laptop 2

Langkah kesembilan (9) - Untuk memastikan konfigurasi berhasil, anda bisa menggunakan 2 cara yaitu Test Ping dan Test PDU

a. Test Ping

Ping berfungsi untuk mengecek apakah client atau server yang kita panggil merespon atau tidak. Test ini bisa anda lakukan dengan cara klik laptop 1, lalu pilih tab Desktop >> Command Prompt kemudian ketik ping 192.168.12.211 lalu tekan Enter. Lakukan cara ini di laptop 2 dan jika berhasil akan muncul seperti contoh gambar di bawah ini

b. Test PDU

Test ini bisa anda lakukan dengan cara tekan saja huruf P selanjutnya akan muncul ikon seperti surat, klik laptop 2 dan lanjutkan dengan klik laptop 1. Jika berhasil akan muncul Successful di bagian bawah sebelah kanan seperti gambar berikut

Selesai! sekarang anda sudah bisa mengkonfigurasi topologi peer to peer menggunakan cisco packet tracer.

Okee sekian pembahasan hari ini, semoga bermanfat untuk anda yang sudah membaca artikel ini dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

~Terima Kasih~

Posting Komentar untuk "Konfigurasi Topologi Peer to Peer (P2P) Menggunakan Cisco Packet Tracer"